Jumat, 17 Mei 2019

Untung Rugi Membeli Rumah Lewat Lelang Properti


Untung Rugi Membeli Rumah Lewat Lelang Properti

Lelang adalah proses membeli dan menjual barang atau jasa dengan cara menawarkan kepada penawar, menawarkan tawaran harga lebih tinggi, dan kemudian menjual barang kepada penawar harga tertinggi seperti dilansir dari laman Wikipedia. Menurut teori ekonomi, lelang mengacu pada beberapa mekanisme atau peraturan perdagangan dari pasar modal.

Pada setiap bulan, bank menawarkan ratusan rumah lelang kepada masyarakat. Lelang rumah tersebut memang lebih murah dari rumah pada umumnya. Namun Anda perlu pelajari dulu cara dan untung rugi membeli rumah lelang sebelum kamu membuat keputusan. Penawaran lelang rumah biasanya diumumkan secara terbuka oleh bank milik pemerintah. Ada tiga bank yang paling rajin menawarkan lelang rumah yakni Bank BTN, Bank Mandiri, dan Bank BNI.

Ada banyak jenis properti yang segera dilelang setiap kali bank tersebut mengeluarkan pengumuman. Jenis propertinya pun bermacam-macam. Ada pula apartemen, ruko (rumah dan toko), kios, hingga tanah darat, tanah sawah, dan gudang. Selain itu, masih banyak bank lain yang menawarkan aset-aset properti lelang. Bahkan rumah lelang dari bank syariah juga ada dan bisa jadi alternatif untuk Anda yang ingin membeli dari bank syariah. Anda bisa membandingkan harga dan kondisi asetnya melalui situs mereka masing-masing.

Salah satu keuntungan membeli rumah melalui lelang properti ialah harganya yang murah. Harganya lebih murah dibandingkan Anda membeli rumah baru atau rumah bekas non-lelang. Perbedaan harganya ini bisa mencapai sekitar 10 persen. Contohnya sebuah rumah di Jakarta dengan luas tanah 120 m2 dan bangunan 223 m2 hanya dijual Rp 550 juta. Padahal harga normalnya sekitar Rp 750 juta. Namun dengan catatan kondisi rumah lelang ini sebagian sudah tak terawat sehingga perlu direnovasi segera oleh pemiliknya.
Berikut ini tiga keuntungan membeli rumah lewat lelang properti :

Harga Lebih Murah
Jika Anda membeli rumah lelang maka harganya akan lebih murah dari harga rumah baru atau rumah bekas. Bank akan menjual lebih murah agar bank bisa menarik kembali kredit yang telah dikucurkan kepada nasabah. Setelah itu hasil lelang ini akan memperbaiki keuangan bank.

Sudah Ada di Area yang telah “jadi”
Pada umumnya lelang rumah lewat lelang properti ini berada di suatu kawasan perumahan yang telah berkembang. Pada kawasan itu sudah ada fasilitas publik yang sudah siap digunakan. Seperti jalan dan taman umum di perumahan, sekolah, bank, hingga rumah sakit. Berbeda dengan rumah baru yang umumnya masih minim fasilitas umum.

Memiliki Beberapa Fasilitas Rumah yang Masih bisa Dipakai
Rumah dari hasil lelang biasanya memiliki fasilitas rumah yang masih bisa dipakai, seperti garasi dan gerbang rumah. Fasilitas rumah ini perlu Anda teliti apakah masih bisa digunakan atau tidak. Bila tidak bisa digunakan, tentu akan mengurangi nilai jual rumah tersebut sehingga Anda dapat menawar harganya lebih murah lagi.
Di sisi lain membeli rumah lewat lelang properti ini juga memiliki beberapa kekurangan.  Antara lain Anda harus melihat kondisi fisik rumah yang akan Anda beli. Bila terlalu rusak, Anda harus menyediakan dana ekstra untuk renovasi rumah. Jika Anda tidak memiliki dana ekstra ini, Anda akan sulit memanfaatkan rumah yang baru di beli karena kondisinya tidak layak dihuni. Berikut ini tiga kekurangan rumah lelang yang perlu Anda ketahui:

Jika Bangunan Sudah Tidak Terawat
Pada umumnya rumah dari lelang properti ini dijual dalam kondisi tidak terawat. Karena itu Anda harus memastikan kondisi bangunan yang akan di beli melalui lelang sebelum memberikan penawaran. Jika sudah mengetahui langsung kondisi tanah dan bangunan rumah lelang, Anda akan dapat memperkirakan dana yang akan kamu butuhkan untuk membeli rumah dan renovasi rumah tersebut.

Penghuni masih menempati rumah
Anda harus memastikan apakah rumah tersebut masih dihuni pemiliknya atau tidak? Ini salah satu kekurangannya. Terkadang bank sekadar melelang rumah, padahal rumah tersebut masih dihuni pemilik lamanya karena masih ada surat menyurat dan dokumen yang belum selesai. Oleh karena itu pastikan dokumen rumah tersebut telah beres dan tidak lagi dihuni oleh pemilik lamanya.

Memiliki Kondisi Lingkungan yang Belum Tentu Baik
Rumah dari lelang properti biasanya mempunyai berbagai macam alasan mengapa ditinggalkan oleh pemiliknya. Bisa karena rumah tersebut di kawasan banjir, di kawasan yang kurang aman, atau di daerah yang kurang baik kondisi airnya. Maka pastikan hal tersebut tidak pernah terjadi di lingkungan rumah yang hendak di beli. Apakah air tanah di rumah itu baik? Apakah rumah itu ada di kawasan sering banjir? Dan apakah keamanan di daerah cukup baik? Hal tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi Anda
Itulah beberapa ulasan tentang keuntungan dan kerugian membeli rumah lewat lelang properti. Barang-barang yang dilelang adalah rampasan dari kasus yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Maka pastikan juga rumah yang di maksud sudah benar-benar selesai urusannya dengan pemilik sebelumnya atau dengan pihak Bank.


0 komentar:

Posting Komentar